Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Faris Aditama Setelah 11 Musim
Persik Kediri resmi berpisah dengan Faris Aditama pada akhir Super League musim 2025/2026 setelah 11 musim pengabdian.
HARIANRAKYAT.ID, KEDIRI – Persik Kediri resmi mengakhiri dengan Faris Aditama pada akhir Super League musim 2025/2026. Klub berjuluk Macan Putih itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi sang pemain selama 11 musim membela tim kebanggaan warga Kediri tersebut.
Faris Aditama tercatat menyamai rekor legenda Persik Kediri, Harianto, sebagai pemain dengan masa pengabdian terlama di klub. Pemain kelahiran 1988 itu menjadi salah satu simbol loyalitas dan komitmen dalam sejarah Persik Kediri.
Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyebut Faris tidak hanya berperan sebagai pemain, tetapi juga teladan bagi para pemain muda.
“Faris Aditama merupakan sosok pemain yang tidak hanya menjadi panutan, tetapi juga teladan baik di dalam maupun luar lapangan. Banyak pemain muda yang bergabung di Persik Kediri menjadikan Faris sebagai mentor dalam segi teknis dan sikap,” ujar Kuncara.
Faris pertama kali membela Persik Kediri pada periode 2010–2015 dan turut membantu perjuangan klub di kompetisi ISL musim 2014/2015. Setelah sempat berkarier di beberapa klub Indonesia, ia kembali ke Persik pada musim 2018/2019 saat tim baru promosi ke Liga 2.
Kepulangannya menjadi tambahan kekuatan penting bagi Persik Kediri dalam mengarungi Liga 2. Di akhir musim, Persik berhasil meraih gelar juara dan kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
Pada periode kedua pengabdiannya, Faris dipercaya mengenakan ban kapten saat Persik kembali berjuang di Liga 1. Selama berseragam Macan Putih, ia membukukan 111 penampilan di berbagai ajang kompetisi dengan torehan 9 gol dan 6 assist.
Pemain yang identik dengan nomor punggung 13 itu juga memiliki catatan konsisten, yakni selalu mencetak gol dari musim 2019/2020 hingga 2023/2024. Pada musim 2024/2025, meski tidak mencetak gol, Faris masih menyumbangkan satu assist.
Salah satu gol penting Faris tercipta pada pekan ke-33 musim 2023/2024 saat Persik menghadapi PSS Sleman. Gol tersebut sempat membawa Persik unggul 4-3, sebelum laga berakhir imbang 4-4.
“11 musim adalah waktu yang sangat panjang. Faris Aditama adalah salah satu simbol loyalitas, komitmen, serta semangat seorang pemain. Nama Faris sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah emas Persik Kediri. Faris akan selalu memiliki tempat khusus di hati para suporter dan klub,” pungkas Kuncara. (lik).