Peringati 1219 Tahun Kabupaten Kediri, Bumi Panjalu Kembalikan Budaya Tradisional & Modern
\nKABUPATEN KEDIRI-Bertepatan pada bulan suci Ramadan 1444 H, 25 Maret 2023, Kabupaten Kediri menginjak usia Ke-1219 tahun. Di bumi panjalu ini, bersepakat untuk mengembalikan budaya menjadi ruh ke de...
Bertepatan pada bulan suci Ramadan 1444 H, 25 Maret 2023, Kabupaten Kediri menginjak usia Ke-1219 tahun. Di bumi panjalu ini, bersepakat untuk mengembalikan budaya menjadi ruh ke depan dalam banyak hal, termasuk kinerja ASN.
\n\n\n\n\n\n\n\nBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, meski di tengah aktivitas puasa Ramadhan mengikuti berbagai rangkaian sejak pagi hingga petang, tak kenal lelah. Pagi hari melakukan apel, kemudian sore harinya melaunching Destination Branding bertempat di monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Jawa Timur yang dihadiri komponen masyarakat.
baca juga Begini Cikal Bakal Kabupaten Kediri yang berusia 1219
\n\n\n\n\n\n\n\nMas Bupati menekankan, Kediri berbudaya, menggabungkan antara tradisional dan modern dengan harapan berkah untuk semua, berkah untuk masyarakat yang hadir, dan berkah untuk Kediri khususnya.
\n\n\n\n\n\n\n\n“Jadi kita hari ini melaunching yang tadinya Kediri lagi menjadi Kediri berbudaya, sebenarnya apa sih Kediri berbudaya itu, Kediri berbudaya itu artinya dari berbudaya sendiri, berbudaya itu pikiran dan akal budinya sudah maju,†ujar Mas dhito sapaan akrabnya.
\n\n\n\n\n\n\n\nBumi panjalu, dianggap salah satu ibu dari peradaban Indonesia dari cikal bakal Kerajaan Panjalu mada masa dahulu. Maka para era modern saat ini, ingin mengembalikan segala aspek harus berlatang belakang nilai-nilai budaya. Budaya menjadi jati diri dan karakter seseorang atau masyarakat luas. Â
\n\n\n\n\n\n\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Adi Suwignyo menyatakan puncak hari jadi Kabupaten Kediri Ke- 1219, dimulai sejak 1 Maret,  hingga Sabtu 25 Maret. “Rangkaiannya sudah lama sekali, pagi, mulai dari apel dipimpin oleh Mas Bupati, kemudian prosesi yang ada di Pendopo Panjalu Jayati, dan sekarang bertepatan untuk branding Kediri yaitu Kediri Berbudaya dilaunching,\" jelasnya.
\n\n\n\n\n\n\n\nIni menandakan bahwa Mas Bupati akan menguri-uri sejarah tradisional maupun budaya, diaplikasikan kebentuk masyarakat. Terutama pada aparat supaya apapun bentuknya, berkiblat pada budaya. Termasuk budaya kerja, sikap tingkah lakunya berbudaya, apapun tercermin kepada sejarah yang dimiliki sejak masa lalu.
\n\n\n\n\n\n\n\n\"Harapannya Kabupaten Kediri lebih baik, bermartabat dan makmur dan berdasarkan punya potensi yang sangat tinggi khususnya tradisi maupun warisan-warisan budaya dan seni,\" ujarnya. (lik).
\n