News and Education Versi penuh
Tangerang Raya

Pengurus MUI Pamulang Masa Khidmat 2026-2031 Dilantik, Ulama-Umara Diminta Kompak Hadapi Tantangan Keumatan

MUI Kecamatan Pamulang resmi dilantik. Pengurus baru diminta memperkuat sinergi ulama dan umara menghadapi persoalan keumatan, menjaga akidah serta mencegah berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat.

Oleh Adm 14 Oct 2026 10:33 2 menit baca

HARIANRAKYAT.id, TANGSEL – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2026-2031 resmi dilantik. Berlangsung di Aula Kecamatan Pamulang, Rabu (14/10/2026).


Pelantikan menjadi momentum memperkuat peran ulama dalam membimbing masyarakat sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan keumatan.

Ketua Umum MUI Kecamatan Pamulang, Ustadz Aep Saepudin, mengatakan kepengurusan MUI harus mampu saling menguatkan dan memberikan ilmu serta kontribusi bagi masyarakat. Hal itu dilakukan agar kehidupan masyarakat Pamulang senantiasa mendapat ridha Allah SWT.

“Problematika kita cukup banyak, terutama berkaitan dengan akidah, tauhid dan persoalan kemasyarakatan,” ujarnya.

Menurutnya, Kecamatan Pamulang memiliki potensi keumatan yang besar. Tercatat terdapat sekitar 150 masjid, 221 musala, 11 pesantren serta berbagai rumah ibadah lainnya.
Berbagai persoalan tersebut, kata ulama asal Pondok Cabe Udik itu, akan dibahas melalui rapat kerja MUI Kecamatan Pamulang.

“Kita berharap seluruh pengurus dapat saling memberikan kontribusi untuk umat Islam dan masyarakat Kecamatan Pamulang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Pamulang, Ade Heri Sutiawan, berharap MUI dan pemerintah dapat semakin bersinergi. Sebab, tantangan terhadap kehidupan keumatan dinilai semakin kompleks.

Menurut Ade, kolaborasi ulama dan umara penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Jangan sampai paham-paham radikal berkembang di wilayah Pamulang. Tantangannya banyak,” tegasnya.

Ade mengungkapkan, kecamatan juga terus membuka ruang dialog dengan masyarakat. Dari berbagai dialog tersebut, ditemukan cukup banyak persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Karena itu, sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga dinilai penting untuk menjaga kondusivitas Pamulang.


Ketua MUI Kota Tangsel, KH Saidih, turut memberikan pesan kepada pengurus MUI Kecamatan Pamulang agar menjalankan amanah dengan baik dan memperkuat peran keagamaan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya menjaga dua kekuatan utama dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, yakni berpegang teguh pada Pancasila sekaligus memperkuat kehidupan beragama.

Pelantikan dipimpin Sekretaris Umum MUI Kota Tangsel, Dr. Abdul Rojak. Sementara pembacaan Surat Keputusan (SK) dilakukan Ustaz Ahmad Syarif Hidayat.


Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Polsek Pamulang dan Polres Tangsel serta anggota DPR RI dari daerah pemilihan Pamulang. (din).

Topik terkait
MUI Pamulang MUI Tangsel Pelantikan MUI Pamulang Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan KH Saidih Aep Saepudin Abdul Rojak ulama dan umara persoalan keumatan paham radikal keagamaan Tangsel Banten