back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaBantenPemprov Banten Bangun Jalan Desa Topang 200 Hektare Sawah Lebak

Pemprov Banten Bangun Jalan Desa Topang 200 Hektare Sawah Lebak

HARIANRAKYAT.ID, BANTEN-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bangun jalan desa Luwuk–Grewel Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Akses ini menopang aktivitas petani sekitar 200 hektare sawah.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pembangunan jalan desa diarahkan untuk mendukung produktivitas masyarakat khususnya petani. Sebelum jalan dibangun, petani harus mengeluarkan biaya angkut hasil panen sekitar Rp10 ribu per karung.

“Dengan kondisi jalan yang sekarang sudah baik, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya angkut. Mereka bisa membawa sendiri hasil panennya,” ujarnya saat meninjau lokasi pada Jumat (27/2/2026).

Jalan sepanjang 2,9 kilometer dengan lebar 3 meter itu dibangun melalui APBD Pemprov Banten dengan nilai anggaran Rp6,5 miliar. Program tersebut adalah bagian dari Program Banten Bagus melalui program turunan Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

“Mudah-mudahan keuangan provinsi semakin baik sehingga pembangunan jalan desa bisa kita tingkatkan,” katanya.

Pada tahun anggaran 2026, program Bang Andra membangun 11 ruas jalan dengan prioritas pembangunan diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan. Termasuk untuk mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Di Kecamatan Cimarga ini, gubernur juga memantau jaringan irigasi di sekitar kawasan pertanian Desa Karyajaya. Ia menyampaikan dukungan terhadap penguatan irigasi yang sebelumnya dibangun melalui dana desa. Gubernur berharap ada sinergi antara pemerintah daerah dan desa agar irigasi menjangkau areal persawahan yang lebih luas.

Sementara itu, Ketua RT Kampung Ranca, Desa Karyajaya, Uswani (50) mengatakan, kondisi jalan Luwuk–Grewel sebelumnya rusak parah. Petani harus menggunakan jasa panggul untuk mengangkut hasil panen.

“Sekarang jalannya sudah bagus, petani tidak lagi dibebani biaya angkut. Semua bisa dibawa sendiri,” ujarnya.

Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya juga mengapresiasi Pemprov Banten yang dinilai berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat desa. Ia menyebut, di Desa Karyajaya, terdapat 200 hektare sawah yang sangat bergantung pada akses jalan.

“Setelah jalan dibangun, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya mobilisasi gabah kering panen. Ini sangat mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lebak,” kata Hasbi.

Program Bang Andra yang diinisiasi oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah juga menjadi instrumen untuk menghadirkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Jika terus diperkuat, ketahanan pangan di Provinsi Banten akan terus terwujud.

“Pemerintah Kabupaten Lebak sangat mengapresiasi program Bang Andra. Baru kali ini kita melihat ada gubernur yang mengintervensi jalan desa di Banten,” ujarnya. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News