Nyeri Sendi Hambat Ibadah? Ini Saran Ortopedi RS Sari Asih
Nyeri bahu, lutut kaku, hingga nyeri pinggang yang menjalar dapat menghambat mobilitas dan mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk ibadah.
HARIANRAKYAT.id, TANGERANG- Menjaga kesehatan tubuh adalah kunci utama agar rutinitas harian, pekerjaan, dan tentunya ibadah dapat berjalan lancar serta khusyuk.
Sayangnya, bertambahnya beban fisik atau faktor usia sering kali memicu masalah ortopedi yang menjadi penghambat utama mobilitas. Jika kerusakan atau peradangan pada sendi, tulang, maupun jaringan saraf dibiarkan, dampaknya bisa sangat merugikan baik secara fisik maupun psikologis.
Keterbatasan gerak ini menjadi perhatian serius bagi dr. Mohammad Syarif Mas'ud, Sp.OT, Dokter Spesialis Ortopedi di RS Sari Asih Cipondoh. Beliau merinci beberapa keluhan krusial yang sering dialami pasien, terutama pada area tubuh bagian atas.
"Nyeri pada bahu sampai dengan sulit untuk mengangkat tangan," jelas dr. Syarif saat menyebutkan deretan keluhan yang wajib segera ditangani di poli ortopedi. Di samping masalah bahu, keluhan lutut kaku dan nyeri pinggang yang menjalar juga kerap merampas kenyamanan mobilitas pasien.
Pandangan medis tersebut sangat sejalan dengan pedoman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO menekankan pentingnya menjaga fungsi muskuloskeletal (otot, sendi, dan tulang) yang sehat demi mendukung fase healthy aging (penuaan yang sehat). Tujuannya agar seseorang dapat tetap mandiri dalam bergerak tanpa harus terus bergantung pada bantuan orang lain di usia senja.
Lebih lanjut, dr. Syarif menyoroti efek berantai dari penyakit sendi yang tidak segera mendapat perawatan medis. Beliau memaparkan bahwa masalah saraf dan tulang ini, "apabila dibiarkan tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, namun juga dapat mengganggu ibadah dan menjadi tidak maksimal".
Kesulitan dalam melakukan gerakan dasar seperti rukuk atau sujud pastinya akan mengurangi esensi kekhusyukan. Oleh karena itu, sebelum rasa nyeri semakin parah dan membatasi kewajiban spiritual maupun sosial, segera konsultasikan keluhan Anda ke ahlinya. (din).