NU Tangsel Susun Arah 20 Tahun ke Depan Berbasis Aswaja, Benyamin Sambut Baik
Ketua PCNU KH Abdullah Masud menyebut pihaknya telah menyusun road map dan rencana strategis 20 tahun ke depan dengan sembilan program unggulan berbasis pilar Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Fokus utama meliputi pemberdayaan umat, penguatan nilai keislaman moderat, serta kontribusi dalam pembangunan daerah.
HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat road map 20 tahun kedepan. Dari penguatan sumber daya manusia keagamaan dan ekonomi.
Ketua PCNU Tangsel, KH Abdullah Masud, menegaskan NU akan terus hadir di tengah masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
“NU selalu hadir di tengah masyarakat. Hari ini kita sudah berdiri kokoh di 54 ranting. Ini kekuatan jam’iyah yang harus terus kita hidupkan, kita berdayakan untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” tegasnya, usai dilantik Sabtu (8/8/2026) tadi malam di Graha Aswaja Pondok Aren Kota Tangsel.
Menurutnya, penguatan jam’iyah bukan sekadar struktur organisasi, tetapi juga gerakan nyata. NU, kata dia, akan fokus pada pemberdayaan masyarakat, penguatan nilai-nilai keislaman ala Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), serta kontribusi konkret dalam pembangunan.
“Kita tidak jalan tanpa arah. PCNU Tangsel sedang meletakkan dasar-dasar dan menentukan arah 20 tahun ke depan. Road map sudah kita susun, begitu juga rencana strategis (Renstra). Ada sembilan program strategis yang akan kita jalankan,” ujarnya.
Program tersebut, lanjut Masud, berpijak pada pilar Aswaja sebagai pondasi gerakan. Prinsip tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i’tidal (adil) menjadi ruh dalam setiap langkah NU di Tangsel.
“Pilar Aswaja ini bukan jargon. Ini menjadi arah perjuangan kita agar NU tetap menjadi penjaga tradisi, sekaligus mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus PCNU masa khidmat terbaru. Ia menilai NU memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan bangsa.
“NU adalah kekuatan pemersatu. NU menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus kebangsaan. Perannya sangat besar dalam perjalanan Indonesia,” ujar Benyamin.
Ia juga menegaskan, Pemerintah Kota Tangsel memandang NU sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam penguatan sumber daya manusia.
“NU juga berkontribusi membangun Tangsel, terutama dalam membentengi masyarakat dari pengaruh negatif. Kami berharap NU terus memperkuat nilai islamiyah, wathaniyah dan insaniyah,” katanya di dampingi Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan.
Tak hanya itu, Benyamin berharap kolaborasi dengan NU dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kita ingin bersama-sama membangun perekonomian umat di Tangsel agar semakin kuat dan mandiri,” tandasnya.
Pada momen pelantikan ini turut menandatangi kerjasama dengan berbagai lintas sektor, perbankan, pemerintah dan lembaga pendidikan seperti perguruan tinggi. (din).