Lewat Seminar Ukhuwah Islamiyah, MUI Tangsel Perkuat Keharmonisan Umat
\nMajelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel kembali menggelar Seminar Ukhuwah Islamiyah dengan tema \"Rasionalisasi Fungsi MUI Sebagai Motivator Pelayanan Masyarakat Dalam...
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel kembali menggelar Seminar Ukhuwah Islamiyah dengan tema \"Rasionalisasi Fungsi MUI Sebagai Motivator Pelayanan Masyarakat Dalam Bidang Sosial Keagamaanâ€. Berlangsung di Gedung Kelembagaan Jalan Siliwangi no 2 Pamulang Tangsel, Rabu (16/10/2024).
\n\n\n\nStaf Ahli Walikota Tangsel Heli Slamet hadir mewakili Penjabat sementara (Pjs) Walikota Tangsel Tabrani. Dalam kesempatan itu menyampaikan Pemkot Tangsel memberikan apresiasi kepada MUI atas diselenggarakannya seminar ukhuwah Islamiyah. Karena kedepan Tangsel menghadapi tantangannya luar biasa. Ini sejalan dengan misi Pemkot Tangsel bagaimana mewujudkan sumber daya unggul.
\n\n\n\n“MUI melakukan pembinaan bagi umat untuk membantu terwujudkan misi pemerintah daerah, sehingga beban walikota menjadi ringan,†ujar Heli.
Warga Tangsel 1,4 juta dengan kompleksitas cukup beragam sehingga ada saja persoalan yang muncul ke permukaan. Maka untuk menekan itu butuh beberapa upaya, pertama bagaimana masyarakat diajak untuk hidup sehat. Kedua soal intelektual atau wawasannya yang harus selalu diperbarui.
\n\n\n\n“Serta menjaga mental agar kuat, sehingga memiliki pribadi-pribadi yang baik. Sebab sangat berbahaya jika masyarakat bermental pragmatis,†pesannya.
\n\n\n\nKetua Umum MUI Tangsel KH Saidih berpesan supaya peserta dan pengurus MUI menjadi ulama yang selalu memberikan solusi atas problem masyarakat. Berikan pelajaran dengan dakwah bil hikmah agar pemahaman masyarakat lebih mudah menerimanya.
\n\n\n\n“Jadilah orang yang muhsinin. Jangan jadi orang yang musingin. Muhsinin orang yang selalu berbuat kebaikan kepada masyarakat. Bukan orang yang musingin kepada masyarakat. Allah mencatat atas segala kebaikannya,†pesannya.
\n\n\n\nDemikian disampaikan oleh Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Tangsel Dr Hasani Ahmad Said peran strategis MUI dalam pelayanan sosial keagamaan yaitu memberikan fatwa, serta bimbingan dan nasehat. Bisa juga mengawal konten media massa, menjaring kader melalui pelatihan atau pendidikan, serta merumuskan konsep pendidikan Islam.
\n\n\n\n“Dan dipertegas dalam tujuh kesepakatan ukhuwah Islamiyah MUI yaitu ditegaskan seluruh umat Islam berkomitmen merawat Islamiyah, ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathoniyah. Serta seluruh umat Islam memahami bahwa dakwah bagian dari ibadah kepada Allah SWT,†ujarnya yang juga sebagai narasumber dalam kegiatan ini.
\n\n\n\nDemikian disampaikan oleh narasumber kedua, Pengurus Komisi Dakwah MUI Pusat, LP PBNU dan Bintal Kemenkeu RI, Kh Zakaria Khobir. Menjelaskan makna ukhuwah meliputi saudara, teman atau sahabat. Dengan demikian cakupan lebih luas mengandung makna persaudaraan atau persahabatan yang dirajut dengan rasa saling cinta, mengasihi dan beriba hati.
\n\n\n\nPeserta terdiri dari perwakilan MUI Kecamatan dan kelurahan serta ormas Islam yang ada di wilayah Kota Tangsel. (din).
\n\n\n\n| BalasTeruskanTambahkan reaksi |
https://meet.google.com/call?authuser=0&hl=id&mc=KAIwAWgAmgEUOhJwaW50b18xNHIzemJpYTBqMGSiATsaAhAAMgJQADoCEAFKBAgBEAFaAggAagIIAXICCAF6AggCiAEBkgECEAGaAQQYASAAogECEADiAQIIALIBBxgDIAAqATDCAQIgAdgBAQ&origin=https%3A%2F%2Fmail.google.com&iilm=1729083812028
\n\n\n\n\n