Hemoglobin Tinggi Bisa Jadi Tanda Kondisi Medis Serius
\nKOTA TANGSEL-Mungkin diantara kita pernah ditolak oleh petugas donor darah setelah diketahui kadar hemoglobin dalam tubuh dalam keadaan tinggi. Apa sebenarnya hemoglobin dan ap...
KOTA TANGSEL-Mungkin diantara kita pernah ditolak oleh petugas donor darah setelah diketahui kadar hemoglobin dalam tubuh dalam keadaan tinggi. Apa sebenarnya hemoglobin dan apa penyebab kadar hemoglobin dalam tubuh tinggi? Dan apakah berbahaya?
\n\n\n\nDokter Umum RS Sari Asih IMC (RS Sari Asih Group) dr Davit Ari Junaedi, mengatakan bahwa Hemoglobin adalah protein yang terdapat dalam sel darah merah dan berperan penting dalam pengangkutan oksigen di seluruh tubuh.
\n\n\n\nHemoglobin berkontribusi pada viskositas atau kekentalan darah, namun tidak semua kondisi darah kental diakibatkan oleh hemoglobin.
“Hemoglobin tinggi, atau polisitemia, adalah kondisi di mana terjadi peningkatan jumlah hemoglobin dalam darah. Hal ini bisa terjadi karena berbagai alasan dan sering dikaitkan dengan peningkatan jumlah sel darah merah,†ujar dr Davit Ari Junaedi.
\n\n\n\nSejumlah faktor turut menyumbang hemoglobin tinggi, beberapa diantaranya disebutkan dr Davit Ari Junaedi, ialah :
\n\n\n\nHidrasi Rendah atau Dehidrasi: Dehidrasi dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi hemoglobin dan sel darah merah dalam darah karena berkurangnya volume plasma darah.
\n\n\n\nMerokok: Merokok dapat meningkatkan tingkat hemoglobin karena adanya karbon monoksida dalam asap rokok yang mengikat hemoglobin sehingga mengurangi kemampuannya mengangkut oksigen dan menyebabkan tubuh membuat lebih banyak sel darah merah.
\n\n\n\nPenyakit Jantung Paru Kronis: Penyakit seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau gagal jantung kongestif bisa menyebabkan kadar oksigen darah menurun, yang memicu tubuh untuk menghasilkan lebih banyak sel darah merah.
\n\n\n\nKondisi Kesehatan Lain: Beberapa kondisi kesehatan lain, termasuk penyakit ginjal kronis dan beberapa jenis tumor, juga bisa menyebabkan peningkatan produksi hemoglobin.
\n\n\n\nGejala hemoglobin tinggi pun dijelaskan dr Davit Ari Junaedi bisa dirasakan pada tubuh secara umum, seperti :
\n\n\n\nKelelahan atau Lemah: Kelelahan yang tidak biasa atau perasaan lemah dapat menjadi gejala dari hemoglobin tinggi, terutama karena kentalnya darah yang berlebihan dapat memengaruhi sirkulasi normal.
\n\n\n\nSakit Kepala dan Pusing: Peningkatan hemoglobin bisa menyebabkan sakit kepala, pusing, atau bahkan vertigo.
\n\n\n\nKesulitan Bernapas atau Sesak Napas: Gangguan pernapasan, termasuk sesak nafas, terutama saat berolahraga atau beraktivitas, bisa terjadi karena darah yang lebih kental memengaruhi kemampuan oksigen untuk beredar secara efisien.
\n\n\n\nPenglihatan Bermasalah: Gangguan penglihatan, termasuk penglihatan kabur atau ganda, bisa terjadi karena perubahan dalam sirkulasi darah ke mata.
\n\n\n\nMeski demikian, dr Davit Ari Junaedi menerangkan jika gejala-gejala ini tidak spesifik hanya untuk hemoglobin tinggi dan bisa dikaitkan dengan berbagai kondisi lain.
\n\n\n\nOleh karena itu, jika mengalami satu atau lebih gejala ini disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai. (din).
\n