Halal Bihalal & Serah Terima Ketua Paguyuban NARASRAYA, Suparjo Mantan Ajudan Boediono Didaulat
\nPaguyuban NARASRAYA menyelenggarakan Halal Bihalal Nasional yang berlangsung pada Sabtu, 10 Mei 2025, bertempat di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta, 10 Mei 20...
Paguyuban NARASRAYA menyelenggarakan Halal Bihalal Nasional yang berlangsung pada Sabtu, 10 Mei 2025, bertempat di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta, 10 Mei 2025
Dihadiri oleh para ajudan aktif, ajuan purna dan protokol purna Istana Presiden serta Istana Wapres. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam merekatkan kembali jiwa korsa para ajudan lintas kementerian dan lembaga.
\n\n\n\nBaik yang masih aktif bertugas maupun yang telah purna. Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan nilai-nilai silaturahmi Idul Fitri 1446 H.
Momentum ini sekaligus menandai serah terima jabatan Ketua NARASRAYA dari Moch. Mukmin Timoro, S.ST., S.H., M.M. (mantan ajudan Menteri Agama – Kabinet Kerja) kepada Suparjo, S.AP., M.AP., yang merupakan mantan ajudan Menko Perekonomian (Boediono) dan Plt Menko Perekonomian/Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) pada masa Kabinet Indonesia Bersatu.
\n\n\n\nSerah terima ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2025–2027.
\n\n\n\nKetua NARASRAYA yang baru Suparjo menyampaikan komitmen organisasi untuk turut berperan aktif dalam mendukung arah kebijakan pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
\n\n\n\n\" Komitmen ini diwujudkan melalui kontribusi nyata yang menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan kerja sama lintas sektor, sebagaimana arahan Presiden kepada seluruh elemen bangsa,\" pesannya.
\n\n\n\nSebagai langkah awal, Ketua NARASRAYA menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi melalui revisi AD/ART, pembaruan lambang resmi, serta pembentukan struktur yang lebih agile dan adaptif terhadap dinamika zaman.
\n\n\n\n\"Selain itu, pengurus juga akan memprioritaskan peningkatan kapasitas anggota melalui program capacity building dan ruang partisipasi yang lebih inklusif bagi ajudan aktif maupun purna,\" tambah ia.
\n\n\n\nPaguyuban NARASRAYA juga merancang sejumlah program unggulan yang menekankan pada nilai tambah dan kontribusi nyata. Program Kewirausahaan Ajudan Purna akan difokuskan pada pelatihan UMKM singkat, jejaring dagang, dan pendampingan pasca-karier.
\n\n\n\n\"Aksi sosial bertajuk NARASRAYA PEDULI akan digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana dan penguatan komunitas lokal di wilayah asal anggota,\" pungkasnya.
\n\n\n\nTak hanya itu, NARASRAYA juga akan mengembangkan Forum Jejaring Alumni Strategis untuk mempertemukan para ajudan lintas angkatan dan lintas sektor guna memperkuat solidaritas, berbagi inspirasi, dan menjalin sinergi baru.
\n\n\n\n\"Salah satu inisiatif unggulan yang menandai arah baru organisasi adalah program Kolaborasi untuk Negeri, yakni penguatan kemitraan dengan Kementerian/Lembaga, BUMN, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat,\" tegasnya.
\n\n\n\nProgram ini bertujuan menjadikan NARASRAYA sebagai jembatan kontribusi kolektif yang memperkuat kapasitas bangsa melalui pendidikan etika profesi, pelatihan bela negara, dan program kepemudaan berbasis karakter kebangsaan.
\n\n\n\nAcara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan senior ajudan dari berbagai era kabinet, antara lain Brigjen Pol Priyo Waseso (mantan ajudan Kapolri Jenderal Pol. Purn. Sutanto), Kolonel Mar Bambang Dilianto (Komandan Brigif 1 Marinir), Kombes Pol Dr. Endro Sulaksono, S.Kom., M.Si. (Analis Puslitbang Polri), dan Irjen Pol Kris Erlangga Aji Widjaya (Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT).
\n\n\n\nKehadiran mereka memperkuat pesan bahwa Narasraya bukan sekadar organisasi nostalgia, melainkan rumah kontribusi yang hidup dan berkembang.
\n\n\n\nDengan semangat “Membangun, Berkreatifitas, dan Berkaryaâ€, Paguyuban NARASRAYA menegaskan tekad untuk mengambil peran lebih besar dalam membangun bangsa melalui semangat pengabdian yang berkelanjutan, relevan dan membanggakan. Dari pengawal pemimpin, kini menjadi pengawal nilai-nilai luhur kebangsaan yang terus dibutuhkan negeri ini.
\n\n\n\nMakna \"NARA\" berarti orang dan \"ASRAYA\" berarti penolong, sehingga dimaksudkan bahwa para Ajudan ini merupakan insan yang dapat memberikan pertolongan bagi para Menterinya.(din).
\n