News and Education Versi penuh
Banten

Gubernur Banten Tegaskan Komitmen Bangun Pendidikan dan Kesehatan di Acara “Kumpul Jeung Dulur”

Gubernur Banten, Andra Soni, menghadiri acara Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute Silih Asih Jeung Baraya yang diselenggarakan di Puri Salakanagara, Jalan Raya Serang–P...

Oleh Redaksi 09 Jun 2025 13:05 3 menit baca

Gubernur Banten, Andra Soni, menghadiri acara Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute Silih Asih Jeung Baraya yang diselenggarakan di Puri Salakanagara, Jalan Raya Serang–Pandeglang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu, 8 Juni 2025. Kegiatan tersebut mengusung tema “Banten Kudu Maju”.

\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa pemerintahannya tengah fokus menjalankan visi dan misi untuk membangun Provinsi Banten yang lebih maju, salah satunya melalui pengentasan kemiskinan.

\n\n\n\n

“Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Tryana, cita-cita awal pendirian Provinsi Banten adalah untuk mengurangi angka kemiskinan. Maka dari itu, kami fokus menjadikan pendidikan sebagai salah satu solusi,” ujar Andra Soni.

\n\n\n\n

Ia menambahkan, salah satu program unggulan saat ini adalah Program Sekolah Gratis, yang mulai dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2025. Program ini ditujukan bagi siswa kelas 10 SMA/SMK dan mencakup pembebasan biaya SPP, buku pelajaran, uang pangkal, hingga uang gedung. Menurutnya, program ini juga bertujuan untuk menghapus praktik “titip menitip” dalam penerimaan siswa baru, yang dinilai sebagai bibit korupsi.

\n\n\n\n

“Melalui program ini, tidak ada lagi praktik titip menitip ke sekolah negeri. Itu adalah awal mula korupsi,” tegas Gubernur.

\n\n\n\n

Sebanyak 811 sekolah swasta di Banten telah bergabung dalam pelaksanaan program tersebut. Gubernur juga memastikan bahwa pemerintah provinsi mampu membiayai program ini secara mandiri, dengan lebih dari 70 persen anggaran bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD).

\n\n\n\n

Gubernur Andra Soni turut menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi terkait kewajiban pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP di sekolah swasta. Di tingkat provinsi, ia menegaskan bahwa pemerintahannya telah memulai langkah serupa pada jenjang SMA/SMK. Ia pun menyampaikan bahwa pemerintah terus membangun ruang kelas baru guna menambah daya tampung sekolah negeri.

\n\n\n\n

Selain sektor pendidikan, Pemprov Banten juga mendorong percepatan pembangunan dan pengoperasian fasilitas kesehatan. Dua rumah sakit daerah yang sebelumnya belum beroperasi, yaitu RSUD Uwes Qorny Cilograng di Kabupaten Lebak dan RSUD Moch Irsyad Djuwaeli di Kabupaten Pandeglang, telah mulai dioperasikan. Rencananya, pembangunan rumah sakit baru juga akan dimulai di Cibaliung pada periode RPJMD 2024–2029.

\n\n\n\n

“Penamaan rumah sakit ini kami lakukan untuk menghormati para pejuang pembentukan Provinsi Banten,” kata Andra.

\n\n\n\n

Selain itu, Pemprov juga telah meluncurkan layanan kesehatan berbasis teknologi seperti mobil klinik dengan sistem telemedisin, serta menyediakan rumah singgah dan ambulans di Jakarta bagi warga Banten yang membutuhkan pelayanan medis lanjutan.

\n\n\n\n

Andra Soni menjelaskan bahwa efisiensi anggaran dilakukan melalui pengurangan kegiatan dinas luar negeri, kunjungan daerah, serta acara resmi di hotel. Penghematan ini digunakan untuk mendanai program prioritas seperti Sekolah Gratis dan pembangunan infrastruktur desa melalui program “Bangun Jalan Desa Sejahtera” (Bang Andra).

\n\n\n\n

“Yang saya bangun bukan untuk mengejar pencapaian pribadi, tetapi sebagai fondasi bagi pemimpin-pemimpin Banten di masa depan,” tuturnya.

\n\n\n\n

Dalam acara tersebut, tokoh pejuang Provinsi Banten, Tryana Syam’un, turut hadir dan mengenang perjuangan berdirinya Provinsi Banten serta menyampaikan harapannya terhadap masa depan Banten yang lebih sejahtera. (din).

\n
Topik terkait
Gubernur Banten Tegaskan Komitmen Bangun Pendidikan dan Kesehatan di Acara “Kumpul Jeung Dulur” Gubernur Banten Adra Soni Pendidikan gratis pelayanan kesehatan banten maju pengentasan kemiskinan