HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri melakukan pembersihan di kawasan cagar budaya Jembatan Lama Kediri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendukung gerakan menjaga kebersihan kota.
Pembersihan tersebut melibatkan kolaborasi lintas instansi, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, serta Jasa Tirta.
Dalam kegiatan itu, petugas gabungan menyisir area sekitar jembatan hingga aliran Sungai Brantas untuk mengangkat timbunan sampah yang mengendap di sekitar bangunan bersejarah tersebut.
Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, menjelaskan kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian bangunan bersejarah sekaligus mengantisipasi potensi kerusakan akibat penumpukan sampah, terutama material kayu dan bambu yang tersangkut di bagian bawah jembatan.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan kiriman sampah dari wilayah hulu meningkat dan menumpuk di sekitar struktur jembatan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berisiko mengganggu kekuatan bangunan. Sebanyak 40 personel gabungan diterjunkan dalam kerja bakti tersebut,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Selain membersihkan area daratan, petugas juga mengoperasikan dua unit perahu karet untuk mengangkat sampah secara manual dari aliran sungai, khususnya di bagian bawah konstruksi jembatan.
Indun menambahkan, pembersihan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu hari. Di sisi lain, pemerintah juga tengah menyiapkan kajian untuk merumuskan langkah penanganan jangka panjang agar persoalan penumpukan sampah di kawasan Jembatan Lama tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Pemerintah berharap kebersihan lingkungan di sekitar cagar budaya tetap terjaga serta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat,” tegas Indun. (lik).



