Bupati Tegal Tilik Desa Sumingkir, Ratusan Warga Akses Beragam Layanan Publik
Sekitar 300 warga memanfaatkan layanan mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, perpanjangan SIM, pembayaran pajak, hingga layanan kesehatan, BPJS, dan pasar murah dalam satu lokasi.
HARIANRAKYAT.id, TEGAL — Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar Bupati Tilik Desa di Lapangan Desa Sumingkir, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Dalam kegiatan tersebut, warga bisa mengakses berbagai layanan publik sekaligus menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada pemerintah daerah.
Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., M.M., hadir didampingi Wakil Bupati Ahmad Kholid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para kepala desa se-Kecamatan Kedungbanteng. Sekitar 300 warga datang dan memanfaatkan layanan yang dibuka sejak pagi hingga malam hari.
"Pelayanan tersedia cukup beragam, mulai dari administrasi kependudukan seperti KTP, kartu keluarga dan akta, perizinan usaha, perpanjangan SIM A dan C, hingga pembayaran pajak kendaraan dan pajak daerah," ujarnya.
Warga juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, keluarga berencana, donor darah, serta pendaftaran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Ada pula layanan perbankan, pasar murah, perpustakaan keliling hingga pemeriksaan kesehatan hewan ternak.
"Berbagai pelayanan tersebut dipusatkan di satu lokasi sehingga warga dapat mengurus sejumlah keperluan tanpa harus mendatangi kantor pelayanan yang berbeda," tambah ia.
Bupati Ischak juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemkab Tegal, salah satunya program Satu Desa Satu Sarjana (Sadesa). Program ini diperuntukkan bagi anak dari keluarga kurang mampu dan ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Beasiswa diberikan untuk membantu biaya pendidikan hingga mahasiswa menyelesaikan kuliahnya," bebernya.
Di sektor pertanian, Pemkab Tegal juga menyiapkan program asuransi pertanian untuk membantu petani menghadapi risiko kerugian akibat gagal panen.
"Untuk program ino', Pemkab Tegal menyiapkan anggaran sekitar Rp300 juta per tahun. Pemerintah daerah juga mendorong petani dan pekerja rentan agar terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan," bebernya.
Soal adanya usulan warga, Kardono, terkait dengan bangunan, Kardono SDN Sumingkir 01 yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan. Termasuk warga lain mengeluhkan soal percepatan pembangunan SMA Negeri Kedungbanteng, perbaikan saluran irigasi tersier, peningkatan dukungan bagi kader Posyandu serta kebutuhan lapangan pekerjaan.
Menanggapi keluhan, Bupati Ischak meminta dinas terkait turun langsung untuk mengecek kondisi bangunan. Hasil pengecekan nantinya menjadi dasar untuk menentukan penanganan yang diperlukan.
Bupati juga meminta jajaran OPD memastikan persoalan yang disampaikan warga tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan. (ris).