BEI Masukkan MKNT ke Daftar Saham HSC, Total Kini 89 Emiten
EmitenTrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) ke dalam daftar Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Dengan masuknya MKNT, jumlah emiten yang tercatat dalam daftar HSC BEI kini bertambah menjadi 89 perusahaan.
Berdasarkan pengumuman BEI dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tertanggal November 2026, struktur kepemilikan saham MKNT per 5 November 2026 menunjukkan bahwa sebanyak 99,64% saham perseroan secara agregat dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu.
Informasi tersebut merupakan hasil penerapan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi terhadap struktur kepemilikan saham, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.
BEI menegaskan, pengumuman saham yang masuk dalam kategori HSC tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan maupun ketentuan yang berlaku di pasar modal.
Sebelumnya Saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menjadi sorotan setelah mengalami lonjakan harga kumulatif yang signifikan. Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menghentikan sementara perdagangan saham emiten tersebut mulai Jumat (6/11/2026).
Dalam pengumumannya, BEI menyatakan suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi Pra-Pembukaan perdagangan 6 November 2026 hingga pengumuman lebih lanjut.
BEI menjelaskan, penghentian sementara perdagangan tersebut dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif saham MKNT yang signifikan serta sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
Sebelum suspensi diberlakukan, saham MKNT pada perdagangan Kamis (5/11/2026) melonjak hingga mencapai batas auto rejection atas (ARA) di level Rp32 per saham.
Dalam sepekan, saham MKNT telah melesat 128,5%. Bahkan, sejak kembali diperdagangkan pada 19 Oktober 2026 di harga Rp1 per saham setelah sebelumnya mengalami suspensi, saham MKNT telah melambung sekitar 1.500%.
Adapun daftar 89 Emiten HSC
PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) – 06 Nov 2026
PT MD Entertainment Tbk (FILM) – 22 Okt 2026
PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) – 21 Okt 2026
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) – 12 Okt 2026
PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) – 12 Okt 2026
PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) – 12 Okt 2026
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) – 12 Okt 2026
PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) – 12 Okt 2026
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) – 12 Okt 2026
PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) – 12 Okt 2026
PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) – 12 Okt 2026
PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) – 12 Okt 2026
PT MD Entertainment Tbk (FILM) – 12 Okt 2026
PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) – 12 Okt 2026
PT Akasha Wira International Tbk (ADES) – 12 Okt 2026
PT Temas Tbk (TMAS) – 12 Okt 2026
PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD) – 12 Okt 2026
PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) – 12 Okt 2026
PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) – 12 Okt 2026
PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) – 12 Okt 2026
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) – 12 Okt 2026
PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) – 12 Okt 2026
PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) – 12 Okt 2026
PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) – 12 Okt 2026
PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) – 06 Okt 2026
PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) – 02 Okt 2026
PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) – 30 Sep 2026
PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) – 29 Sep 2026
PT Charnic Capital Tbk (NICK) – 22 Sep 2026
PT Steady Safe Tbk (SAFE) – 04 Sep 2026
PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) – 26 Agt 2026
PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) – 14 Agt 2026
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) – 10 Agt 2026
PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) – 05 Agt 2026
PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) – 04 Agt 2026
PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) – 04 Agt 2026
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) – 14 Jul 2026
PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) – 14 Jul 2026
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) – 14 Jul 2026
PT Golden Flower Tbk (POLU) – 14 Jul 2026