Bawaslu Kota Kediri Evaluasi Pilkada Serentak Untuk Perbaikan Pilkada 2029
\nBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri menggelar rapat evaluasi terkait pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Berlangsung di G...
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri menggelar rapat evaluasi terkait pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Berlangsung di Grand Surya Hotel pada Rabu (5/2/2024).
\n\n\n\nKetua Bawaslu kota Kediri Yudi Agung Nugroho menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pengawasan pada pemilu mendatang.
\n\n\n\n\"Evaluasi ini menjadi strategi kami untuk lima tahun ke depan, agar kami bisa meningkatkan kinerja pengawasan yang lebih baik,\" ujar Yudi.
Selain itu, Yudi juga memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
\n\n\n\n\"Kami juga memberikan apresiasi kepada stakeholder yang telah mendukung kami dalam mensukseskan Pilkada 2024,\" tambahnya.
\n\n\n\nDalam rapat evaluasi tersebut, Bawaslu Kota Kediri menyoroti pengawasan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Di tingkat kelurahan/desa, Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) membawahi lebih dari 4 TPS, dengan satu TPS dijaga oleh satu pengawas.
\n\n\n\nYudi menyebutkan bahwa hal ini akan menjadi bahan evaluasi yang akan disampaikan kepada Bawaslu Provinsi Jawa Timur untuk tindak lanjut, serta mungkin akan menjadi bahan kebijakan ke depannya.
\n\n\n\nMeski demikian, Yudi mengungkapkan bahwa pengawasan Pilkada 2024 di Kota Kediri telah dilakukan dengan maksimal. Hal tersebut terbukti dengan tidak adanya sengketa maupun gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
\n\n\n\n\"Alhamdulillah untuk Kota Kediri itu tidak ada permohonan ke MK, baik itu dari pemilihan Wali Kota maupun pemilihan Gubernur,\" ujarnya. (lik).
\n\n\n\n\n