Anton Sukartono Ajak Anak Muda Jaga Budaya, Jangan Sampai Identitas Bangsa Luntur
Wakil Ketua Komisi I DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjaga dan melestarikan budaya Nusantara. Menurutnya, keberagaman adat, seni, bahasa daerah, dan kearifan lokal merupakan identitas sekaligus kekuatan pemersatu bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.
HARIANRAKYAT.Id, JAKARTA – Momentum Peringatan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali merajut kebersamaan serta melestarikan kekayaan tradisi Nusantara dari Sabang sampai Merauke.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., menegaskan bahwa keberagaman kearifan lokal, seni, dan tradisi leluhur merupakan identitas utama serta kekuatan pemersatu bangsa yang nilainya tidak dapat diukur dengan materi.
"Di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang bergerak begitu cepat, kebudayaan sering kali menghadapi tantangan besar. Padahal, identitas dan karakter bangsa Indonesia yang sejati terpancar jelas dari bagaimana kita merawat warisan budaya peninggalan para pendahulu," ujar Anton.
Menurut legislator asal Jawa Barat tersebut, adat istiadat, kesenian tradisional, bahasa daerah, hingga filosofi hidup yang diwariskan secara turun-temurun merupakan fondasi kokoh yang membuat Indonesia tetap berdiri tegak dan dihormati oleh bangsa-bangsa di dunia.
Oleh karena itu, Anton secara khusus mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak merasa asing dengan kebudayaan sendiri. Ia mendorong anak muda untuk bangga menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur.
"Keberagaman adat istiadat dan seni budaya bukan sekadar tontonan, melainkan identitas serta kekuatan utama yang menyatukan seluruh elemen bangsa dari berbagai latar belakang," tegasnya.
Ia pun berharap kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal dapat terus berjalan seiring dengan kemajuan zaman, sehingga warisan luhur Nusantara tetap hidup, abadi, dan menginspirasi generasi masa depan. (din).