Antispasi Terjadi Duplikasi, Bawaslu Kota Kediri Pastikan Bakal Cocokan KTPÂ Para Pendukung
\n\n\n\n\nBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghadiri hari terakhir pendaftaran bakal calon perseorangan pemilihan walikota dan wakil walikota Kediri 2024 ke KPU Kota Kediri, Mi...
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghadiri hari terakhir pendaftaran bakal calon perseorangan pemilihan walikota dan wakil walikota Kediri 2024 ke KPU Kota Kediri, Minggu (12/5/2024).
\n\n\n\nKetua Bawaslu Kota Kediri, Yudi Agung Nugroho menyampaikan, jika kehadirannya sebagai bukti bahwa Bawaslu Kota Kediri sudah melakukan pengawasan yang mana pada malam ini tidak terdapat suatu hal yang diluar prosedur.
\n\n\n\n\"Artinya untuk bakal perseorangan ini sudah memberikan surat dukungan, pernyataan dukungan berupa KTP dengan surat pernyataan dan saat ini ada 50 kotak kardus yang tersebar per kecamatan,\" ujarnya.
Selanjutnya tinggal menunggu besok, Bawaslu juga akan melakukan pengawasan pencermatan dukungan tersebut. Apakah KTP ini benar dan surat pernyataan juga sudah benar.
\n\n\n\n\"Apakah ada duplikasi atau tidak, besok akan pastikan\" tandasnya.
\n\n\n\nTerkait kerja di lapangan, Bawaslu dan KPU dan masing-masing tim verifikasi akan mengikuti dan memastikan apakah dukungan kepada balon perseorangan benar adanya.
\n\n\n\n\"Kita tetap mengikuti bersama KPU, ada tim untuk verifikasi dan memastikan apakah yang bersangkutan ketika didatangi pernahkan menyatakan dukungan pada bakal calon perseorangan atau tidak,\" imbuhnya.
\n\n\n\nJika nanti ditemukan hal terkait dukungan kepada balon ternyata tidak benar, Bawaslu hanya melakukan pencoretan.
\n\n\n\n\"Kami hanya memastikan apakah benar atau tidak pendukungnya. Kami berharap penyerahan dukungan bakal calon perseorangan sudah terpenuhi secara prosedur, KTP dan surat pernyataan sehingga ketika dikroscek di lapangan harus sesuai bahwa yang bersangkutan memberikan dukungan,\" imbuhnya.
\n\n\n\nHimbauan kepada masyarakat bisa melakukan pengawasan partisipatif untuk penyelenggaraan Pilkada. Terutama pemilihan walikota dan menjaga kerukunan. “Karena tidak menutup kemungkinan gesekan pasti ada di bawah,\" tutupnya. (lik).
\n