Media Sahabat Rakyat Versi penuh
Stock and Market

Andalan Artha Primanusa (ANDA) Gelar IPO Pasang Harga Rp158-189

Oleh Redaksi 05 Nov 2026 09:25 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 1,67 miliar saham baru atau setara 25,10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dalam prospektus awal, ANDA menetapkan rentang harga penawaran awal yang berlangsung 5–17 November 2026
sebesar Rp158-Rp189 per saham. Dengan jumlah saham yang ditawarkan mencapai 1.676.000.000 lembar, perseroan berpotensi meraup dana maksimal Rp316,76 miliar.

Saham yang ditawarkan merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham. Seluruh saham tersebut akan memberikan hak yang sama dan sederajat dengan saham perseroan lainnya setelah dicatatkan di BEI.
Terbitkan 239,42 Juta Waran Seri I

Selain menawarkan saham, ANDA juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 239.429.000 Waran Seri I. Jumlah tersebut setara dengan 4,79% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran IPO disampaikan.

Setiap pemegang tujuh saham baru hasil IPO akan memperoleh satu Waran Seri I. Setiap waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp695 per saham.

Apabila seluruh waran dilaksanakan, perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana maksimal sebesar Rp166,40 miliar.

Periode pelaksanaan Waran Seri I berlangsung mulai 1 Juni 2027 hingga 1 Desember 2028. Pemegang waran belum memiliki hak sebagai pemegang saham, termasuk hak atas dividen, sebelum waran tersebut dikonversi menjadi saham.

Dalam aksi IPO ini, PT Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dengan skema kesanggupan penuh (full commitment). Sementara itu, penjamin emisi efek lainnya akan ditentukan kemudian.

PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA) membukukan laba bersih sebesar Rp11,77 miliar pada semester I-2026, melonjak 260,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,26 miliar. Kinerja tersebut meningkat di tengah penurunan pendapatan perseroan sebesar 8,69%.

Menariknya, kenaikan laba terjadi setelah perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan. Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pendapatan neto ANDA tercatat sebesar Rp200,12 miliar, turun dari Rp219,15 miliar pada semester I-2025.