back to top
BerandaTangerang RayaLayanan Bedah Onkologi RSU Tangsel Tingkatkan Akses Penanganan Kanker

Layanan Bedah Onkologi RSU Tangsel Tingkatkan Akses Penanganan Kanker

Masyarakat Kota Tangerang Selatan kini memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan medis penanganan kanker. Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel telah membuka layanan bedah onkologi, sehingga pasien dapat menjalani tindakan operasi secara langsung tanpa harus dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut di luar daerah.

Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Onkologi RSU Kota Tangsel, dr. Randi Dwiyanto, menjelaskan bahwa layanan ini diperuntukkan bagi pasien dengan indikasi klinis berupa benjolan atau massa tumor yang dicurigai sebagai keganasan, terutama pada organ payudara dan kelenjar tiroid di regio leher.

“Keberadaan layanan ini memungkinkan dilakukannya intervensi bedah secara lebih cepat dan terintegrasi. Akses yang lebih dekat diharapkan dapat mempercepat waktu diagnosis dan terapi, sehingga meningkatkan efektivitas penanganan serta menurunkan risiko progresivitas penyakit,” ujarnya Senin (25/5/2025).

Selama ini, pasien kanker dari wilayah Tangerang Selatan umumnya harus dirujuk ke RSUP Fatmawati atau RS Kanker Dharmais karena keterbatasan layanan onkologi di daerah. Dengan hadirnya layanan ini, deteksi dini dan penanganan pada stadium awal dapat lebih dioptimalkan, yang secara klinis berpengaruh signifikan terhadap prognosis dan angka harapan hidup pasien.

“layanan ini juga telah terintegrasi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan dengan mekanisme rujukan berjenjang,” tambahnya.

Pelayanan yang sudah dapat dilakukan yakni tindakan operasi kanker dengan dukungan fasilitas penunjang yang telah tersedia, seperti CT Scan dan dokter spesialis patologi anatomi. Ke depan, pengembangan layanan akan mencakup tambahan fasilitas penanganan kanker seperti alat imunohistokimia, mammografi, hingga layanan kemoterapi.

“RSU Kota Tangsel juga ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari program KJSU yakni Kanker, Jantung, Stroke dan Uronefrologi,” jelas ia.

Dr. Randi menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap gejala awal kanker, khususnya munculnya benjolan abnormal pada tubuh. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar pasien datang dalam kondisi stadium lanjut akibat keterlambatan pemeriksaan.

Meskipun tidak semua benjolan bersifat ganas, evaluasi medis tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis melalui pemeriksaan klinis dan penunjang. Deteksi dini merupakan faktor kunci dalam meningkatkan keberhasilan terapi dan memperbaiki luaran klinis pasien.

“Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan apabila menemukan benjolan di area payudara, leher, maupun bagian tubuh lainnya, guna memungkinkan penanganan lebih dini dan mencegah progresi penyakit ke stadium yang lebih berat,” tutupnya. (adv).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News