back to top
BerandaDaerahArus Balik Lebaran 2026, 200 Warga Kediri Berangkat Gratis

Arus Balik Lebaran 2026, 200 Warga Kediri Berangkat Gratis

HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Kediri memberangkatkan sekitar 200 peserta arus balik gratis. Tujuan Jakarta dan Surabaya.

Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, menyampaikan program ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

“Hari ini kita melepas arus balik sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Kediri bagi warga yang akan kembali bekerja maupun belajar,” ujarnya.

Sebanyak empat armada bus diberangkatkan dalam program ini, dengan rincian tiga bus tujuan Jakarta yang mengangkut 150 peserta dan satu bus tujuan Surabaya dengan 50 peserta. Secara keseluruhan, jumlah peserta mencapai sekitar 200 orang. Program ini sendiri telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.

“Keberangkatan dari Terminal Tamanan, Kota Kediri, dengan dua rute utama, Kediri–Jakarta dan Kediri–Surabaya. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan selama arus balik,” tambah ia.

Menurut Qowimuddin, program arus balik gratis memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta meringankan beban biaya transportasi masyarakat.

“Ini menjadi sesuatu yang luar biasa karena dapat membantu mengurangi kepadatan, mengurangi kecelakaan, dan juga mengurangi beban biaya warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, aspek keselamatan dan kesehatan penumpang menjadi perhatian utama. Seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan guna memastikan kondisi tetap prima selama perjalanan.

“Alhamdulillah, semua peserta dalam kondisi sehat, sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Selain itu, seluruh armada bus yang digunakan juga telah melalui pemeriksaan menyeluruh dan dinyatakan layak jalan serta memenuhi standar kelayakan untuk perjalanan jarak jauh.

Qowimuddin turut mengimbau para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) selama perjalanan.

“Saya sampaikan kepada para sopir untuk berhati-hati, tidak perlu ngebut, dan tetap mengikuti ketentuan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Kediri membuka peluang penambahan rute maupun kuota peserta, menyesuaikan dengan minat masyarakat. Program ini juga direncanakan akan terus berlanjut setiap tahun.

Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada para peserta agar menjaga sikap selama berada di perantauan serta membawa nama baik daerah.

“Warga Kediri dikenal ramah dan religius. Di mana pun berada, harus bisa menghadirkan suasana yang menyenangkan, bukan membawa masalah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (DISHUB) Kota Kediri, Cholisudin, menjelaskan bahwa program arus balik gratis ini tidak hanya diperuntukkan bagi pemudik, tetapi juga terbuka bagi warga Kediri yang ingin kembali ke tempat aktivitasnya.

“Warga Kota Kediri yang sedang berada di kampung halaman juga dapat memanfaatkan fasilitas arus balik ini untuk kembali bekerja atau beraktivitas,” ujarnya.

Cholisudin berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan dukungan pemerintah daerah, bahkan dengan kuota yang lebih besar.

“Kami berharap tahun depan kegiatan ini tetap dilaksanakan, bahkan bisa ditingkatkan jumlahnya,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Dishub Kota Kediri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memberdayakan pelaku ekonomi lokal. Seluruh armada bus juga telah melalui pemeriksaan ketat, baik dari sisi administrasi maupun kelayakan operasional.

“Semua kendaraan telah dipastikan memenuhi syarat, ditandai dengan stiker kelayakan, sehingga aman digunakan untuk perjalanan jarak jauh,” jelasnya.

Ia memastikan perjalanan berlangsung sesuai jadwal dengan dukungan fasilitas yang memadai, termasuk kesempatan bagi penumpang untuk beristirahat selama perjalanan.

Lebih lanjut, program ini dinilai turut berkontribusi dalam menekan angka kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, khususnya pada periode arus balik Lebaran.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Dari sisi kesehatan, seluruh peserta juga telah mendapatkan pemeriksaan guna memastikan kondisi tubuh tetap prima setelah libur Lebaran, sehingga siap kembali beraktivitas setibanya di kota tujuan.

“Kami ingin memastikan seluruh peserta tiba dalam kondisi sehat dan siap kembali menjalankan aktivitas,” tutupnya. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News