back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaKetua DPRD Kota Tangerang Dorong Integrasi Retribusi Sampah dengan Perumda Tirta Benteng

Ketua DPRD Kota Tangerang Dorong Integrasi Retribusi Sampah dengan Perumda Tirta Benteng

HARIANRAKYAT.ID- Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk melakukan inovasi dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu terobosan yang diusulkan adalah mereformasi pola penarikan retribusi sampah dengan mengintegrasikannya melalui tagihan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

​Rusdi mengungkapkan bahwa langkah ini berkaca pada keberhasilan Kota Surabaya yang telah menerapkan sistem serupa. Menurutnya, efektivitas penarikan retribusi sampah di Surabaya sangat tinggi karena didukung oleh cakupan layanan PDAM yang mencapai 90 persen.

​”Ada beberapa daerah yang menurut saya cukup efektif pola penarikan sampahnya, salah satunya Surabaya. Di sana retribusi sampah menggunakan via pembayaran PDAM. Di Kota Tangerang, potensi itu sekarang ada,” ujar Rusdi Alam.

​Peluang ini dinilai semakin terbuka lebar bagi Kota Tangerang menyusul adanya pelimpahan jaringan Sambungan Langganan (SL) dari PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) milik Kabupaten Tangerang ke PDAM Tirta Benteng (TB) milik Kota Tangerang. Rusdi mencatat, di beberapa wilayah seperti Kecamatan Cibodas, tingkat cakupan layanan pengguna air bersih sudah cukup besar.

​”Kenapa tidak pola penarikan retribusinya pelan-pelan kita geser ke sana? Ini menjadi potensi kenaikan retribusi sampah yang signifikan,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Rusdi menekankan pentingnya dasar regulasi yang kuat untuk mendukung inovasi ini. Ia berharap Perda berkaitan dengan Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat menjadi payung hukum dalam melihat dan mendorong potensi-potensi PAD baru.

​Langkah ini dianggap krusial mengingat adanya tantangan penyesuaian kebijakan Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Menurut Rusdi, Pemerintah Kota Tangerang tidak bisa hanya mengandalkan sumber pendapatan yang sudah ada, tetapi harus kreatif menciptakan stimulus baru agar kekuatan belanja daerah tetap mumpuni untuk melayani masyarakat.

​”Kita perlu konsen bukan hanya dalam mengalokasikan belanja, tapi bagaimana mendorong pendapatan-pendapatan baru. Jika regulasinya beres di 2026, maka di 2027 kita sudah bisa berlari kencang untuk mengoptimalkan PAD,” pungkasnya.(adt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News