HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangsel mematikan struktur Forum Komunika Kewaspadaan Dini (FKDM) bekerja optimal saya mengumpulkan data lapangan. Mereka memiliki dasar intelijen di wilayah masing-masing.
Kepala Kesbangpol Tangsel H Oki Rudianto mengatakan setelah pelantikan FKDM periode 2025-2030 diketuai Dr Fachruddin Zuhri langsung kerja turun kelapangan.
“Setelah dilantik mereka terjun kelapangan mencari informasi,”ujarnya saat dihubungi Jumat (13/2/2026).
FKDM sebut mantan Kasatpol PP itu sebagai kepanjangan tangan, mata dan telinga pemerintah daerah Kota Tangsel. Maka menanti-wanti jangan sampai informasi yang dihimpun tidak valid.
“Untuk mengantisipasi informasi tidak valid, semua data dikirim ke Kesbangpol kemudian diolah lalu disampaikan ke pimpinan Walikota,” sambung ia.
Namun kebijakan yang ada membolehkan FKDM bisa langsung menyerahkan informasi yang dirasa urgent. Tujuannya agar pimpinan daerah dapat mengambil keputusan secara tepat atas kondisi di lapangan.
“Boleh saja sewaktu-waktu mendesak, langsung menyampaikan informasi kepada kepala daerah,” jelasnya.
Semua hasil data yang dihimpun FKDM akan menjadi bahan evaluasi untuk mengambil kebijakan baik, jangka pendek, menengah dan panjang. Oleh sebab itu, informasi yang benar-benar dibutuhkan dapat dipertanggung jawabkan.
“Informasinya harus akurat. Jangan simpang siur karena ini menyangkut keputusan dan kebijakan pimpinan wilayah,” imbuhnya.
Sebelumnya, Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2025–2030 resmi dilantik. FKDM diminta lebih dekat dengan masyarakat serta proaktif mendeteksi isu strategis guna meminimalisir potensi keresahan sosial.
Pelantikan langsung di Hotel Ramada Serpong, Selasa (10/2/2026).
Walikota Tangsel Benyamin Davnie memimpin langsung pelantikan dan memberikan pesan penting. Menurutnya saat ini ada 3 isu aktual yang dampaknya wajib dideteksi FKDM. Supaya keresahan masyarakat dapat diminimalisir, ketiga isu tersebut. (din).



