HARIANRAKYAT.ID, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menargetkan pengumpulan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) Ramadan 2026/1447 H sebesar Rp515 miliar. Target ini ditopang dari zakat perusahaan.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad menjelaskan, target pengumpulan Ramadan 2026 naik signifikan. Angka tersebut meningkat sekitar 30 persen dibanding Ramadan 2025 sebesar Rp509,5 miliar. Jika dilihat lagi, pada Ramadan 2024, target pengumpulan tercatat Rp430 miliar.
“Tren peningkatan pengumpulan ZIS terus terjadi dalam lima tahun terakhir sejak 2020 hingga 2025. Oleh karena itu, kami optimistis target ini realistis dan akan tercapai,” ujarnya, disampaikan saat jumpa pers Program Ramadan Baznas RI 2026 dengan tajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”di Gedung Baznas RI, Jakarta, Senin (2/2/2025).
Lebih lanjut disampaikan, keberhasilan selama ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Itu sebabnya semakin banyak yang menyalurkan zakat dan infaqnya kepada Baznas RI.
“Kami sangat kagum dan bangga atas prestasi ini. Ini semua berkat kekompakan dan kebersamaan yang selama ini terbangun dengan baik,” jelas Noor.
Dirinya menyebut, tentu penetapan target dilakukan melalui pembahasan yang matang. Baznas menggelar rapat berkali-kali untuk memetakan potensi. Terutama dari sektor yang memiliki kontribusi besar.
“Khususnya perusahan-perusahaan. Ada banyak perusahaan yang menyatakan akan membayar zakatnya melalui Baznas,” tandasnya.
Secara rinci, dari Rp515 miliar ini, bersumber dari zakat perusahaan Rp240 miliar. Angka tersebut hampir 50 persen dari total target. Sektor ritel ditargetkan Rp54 milia, sektor kanal digital Rp99 miliar dan pengumpulan zakat Rp75 miliar. Sedangkan zakat karyawan diproyeksikan Rp5 miliar. (din).



