HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Manajemen Persik Kediri menyerahkan jersey hasil lelang kepada perwakilan suporter Persik Kediri yang tergabung dalam We Are Persikmania The Real Purple, di sela pertandingan Persik Kediri melawan Persis Solo di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (27/12/2025).
We Are Persikmania The Real Purple menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan sosial melalui partisipasi aktif pada lelang jersey pemain Persik Kediri yang hasilnya diperuntukkan bagi korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Dari total lima jersey yang dilelang oleh manajemen Persik Kediri, kelompok suporter tersebut berhasil memenangkan tiga jersey sekaligus. Ketiganya adalah jersey milik Pedro Matos dengan nilai penawaran terakhir Rp2.900.000, jersey Yusuf Meliana dengan penawaran Rp3.750.000, serta jersey Bayu Otto dengan nilai Rp3.350.000.
Berdasarkan data yang dihimpun, total dana yang dikeluarkan We Are Persikmania The Real Purple dalam lelang tersebut mencapai Rp10.000.000. Dana tersebut murni berasal dari kontribusi internal anggota tanpa adanya sumbangan dari pihak luar. Kelompok suporter ini dikenal sebagai pendukung fanatik Persik Kediri, terutama saat tim berjuluk Macan Putih tersebut menjuarai kompetisi Liga Indonesia pada musim 2003 dan 2006.
Manajemen Persik Kediri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi We Are Persikmania The Real Purple dalam kegiatan amal yang diselenggarakan oleh klub.
Pemenang lelang dari We Are Persikmania The Real Purple, yang akrab disapa Hery Petis, berhalangan hadir dalam prosesi penyerahan jersey dan diwakili oleh Irwan dari Garis Keras Kuwak, Kota Kediri. Irwan tampak bahagia saat menerima ketiga jersey tersebut di hadapan penonton tribun VIP serta sejumlah tokoh Kota Kediri yang hadir.
“Saya merasa sangat bahagia bisa menerima ketiga jersey ini di depan ribuan penonton. Sebenarnya masih ada satu jersey lagi yang diinginkan teman-teman, yaitu jersey Ezra Walian, namun terlepas ke pihak lain. Mungkin belum rezeki,” ujar Irwan.
We Are Persikmania The Real Purple juga dikenal aktif bersinergi dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial di Kota Kediri, seperti aksi pungut sampah pada kegiatan jalan santai maupun kegiatan sosial lainnya. Melalui kegiatan ini, mereka berharap dapat menghidupkan kembali fanatisme suporter dalam memberikan dukungan penuh kepada Persik Kediri, baik saat berlaga di Stadion Brawijaya maupun pada pertandingan tandang, sehingga atmosfer angker Stadion Brawijaya dengan dominasi warna ungu tetap terjaga. (lik).



