back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaRawan Gesekan Sosial, FKDM Tangsel Gandeng UNPAM Jaga Stabilitas Perguruan Tinggi

Rawan Gesekan Sosial, FKDM Tangsel Gandeng UNPAM Jaga Stabilitas Perguruan Tinggi

HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Tangsel memperkuat langkah kolaboratif dengan akademisi. Kali ini FKDM berkunjung ke Universitas Pamulang (Unpam), sebagai upaya mereduksi potensi gesekan di lingkungan kampus, pada Jumat (28/11/2025).

Ketua FKDM Tangsel, Dr. Fachruddin Zuhri, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kampus memperkuat peran pengabdian kepada masyarakat, salah satu pilar Tridarma Perguruan Tinggi. Pengalaman itu ia dapati saat masih menjabat Pembantu Dekan Tiga (PUDEK) dan Pembantu Rektor (PUREK) bidang Kemahasiswaan semasa aktif di dunia akademisi.

“Masyarakat sekitar kampus kini menjadi ruang sosial yang semakin beragam. Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah membawa perbedaan budaya, agama, kebiasaan, dan karakter yang perlu dikelola dengan pendekatan edukatif,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mendorong agar mahasiswa khususnya yang datang dari luar Pulau Jawa dibekali pemahaman mengenai budaya lokal.

“Mahasiswa perlu menghayati pepatah di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Adaptasi sosial adalah kunci harmoni,” ujarnya.

Lanjut Fachrudin yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan kemahasiswaan saat masih aktif di dunia kampus, menegaskan pertemuan ini menjadi salah satu langkah kecil namun penting dalam upaya menjaga stabilitas sosial di Tangsel.

“FKDM, BIN, dan perguruan tinggi sepakat untuk terus bergerak bersama dalam mengantisipasi potensi konflik dan menjaga lingkungan tetap aman serta kondusif,” tambah ia.

Demikian disampaikan Komandan Binda Tangsel, Kolonel Infanteri Sunarko, menegaskan bahwa kehadiran BIN bersifat mendukung, bukan mengintervensi. Terutama menyangkut pembinaan mahasiswa dalam berorganisasi, penanaman nilai demokrasi, serta penguatan kewaspadaan lingkungan kampus.

“Kami berkewajiban menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semua pihak perlu waspada terhadap ATHG (ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan) agar pembangunan berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan kampus sangat penting mengingat dinamika mahasiswa kerap bersinggungan dengan aktivitas sosial dan organisasi.

Sementara itu, Rektor UNPAM Dr. H. E. Nurzaman, didampingi Warek IV Prof. Dr. Oksi Delfiyanto dan Pembina Menwa Dr. Herdi Wisman Jaya, mengatakan jumlah mahasiswa kini telah mencapai 117.000 orang.

“Jumlah ini menandai tercapainya cita-cita pendiri Yayasan Sasmita Group, almarhum Dr. (HC) Drs. H. Darsono, yang sejak awal bermimpi UNPAM menjadi kampus besar dengan 100 ribu mahasiswa,”ujarnya.

Tentu dengan pengembangan di empat kampus, muali dari Kampus I – Jalan Suryakencana Pamulang, Kampus II – Perumahan Witana Harja Pamulang, Kampus III – Jalan Viktor, Setu dan Kampus IV – Serang, Banten, semua diberikan kebebasan dalam berorganisasi dalam mengembangkan Tridharma perguruan tinggi.

“Mahasiswa diberikan kebebasan memilih organisasi internal kampus. Bila ingin aktif dalam organisasi nasional atau eksternal, dipersilakan, namun aktivitasnya tidak boleh dibawa ke dalam lingkungan kampus demi menjaga suasana akademik tetap kondusif,” tambah ia. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News