back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaModus “Driver Lalamove” Rugikan Jutaan Rupiah: Wartawan Jadi Korban, Aplikasi dan Plat...

Modus “Driver Lalamove” Rugikan Jutaan Rupiah: Wartawan Jadi Korban, Aplikasi dan Plat Mobil Dipakai Pancing Transfer

TANGERANG SELATAN — Modus penipuan berkedok pengiriman barang lewat aplikasi logistik kembali memakan korban. Wartawan Deden Muhamad Rojani, melaporkan dirinya dirugikan jutaan rupiah setelah bertransaksi mesin cuci melalui penjual di Marketplace Facebook yang kemudian mengarahkan pengiriman via aplikasi Lalamove.

Transaksi pertama disepakati senilai Rp1,8 juta, dengan skema uang ditransfer setelah barang “dipick up” oleh kendaraan yang dipesan pelaku.

“Saya tertipu modus baru driver Lalamove. Pelaku mengirim video dan foto barang, lalu meminta pemesanan via Lalamove atas nama mereka. Setelah katanya barang sudah diambil mobil, saya diminta transfer agar kendaraan berangkat ke alamat,” ujar Deden, Minggu, (26/10).

Menurut keterangan Deden, penipuan melibatkan dua orang: satu berperan sebagai penjual, satu lagi menyaru sebagai pengemudi aplikasi. Pelaku mengirim tangkapan layar order Lalamove menggunakan mobil van berpelat D 8186 WG, lengkap dengan nama pengemudi “Ade Kurniawan” sebagaimana tercantum di aplikasi.

“Setelah video call, pelaku mendesak saya transfer agar mobil segera jalan ke alamat. Mereka kirim alamat: Jl. Bintara Cipta H.4 H No.67, Bintara, Bekasi Barat,” kata Deden.

Uang lalu diminta ditransfer ke rekening dan dompet digital berbeda. Setelah dana terkirim, kiriman tak pernah tiba dan pelaku sulit dihubungi.

“Mereka memberikan nomor 0895410337824 atas nama Suprihatin, juga rekening Bank Neo 5859457224542525 a.n. Suprihatin. Kemudian saya juga diminta kirim ke DANA 085888711562 a.n. Nuraini,” ungkapnya.

Deden mengaku mencoba menginvestigasi pola yang sama dalam percobaan pembelian kedua masih dari penjual di Marketplace dan kembali diarahkan ke Lalamove. Dia mengaku hampir merugi sampai Rp 5 Juta akibat keberadaan para penipu yang meresahkan ini.

“Saya coba order lagi karena butuh mesin cuci, order kedua pelaku mengirim bukti order aplikasi lalamove atas nama Muhammad Zalaludin dengan mobil van plat B 9007 SCB, kontak 0877-5900-3420, sementara penjual mengirimkan share lokasi di sekitar Success Rent Store, Jl. Swadaya XII, Jakasampurna, Bekasi Barat. Karena polanya sama, saya urungkan transfer,” ucapnya.

Ia menilai ciri-ciri penipuan antara lain harga barang jauh di bawah pasar, pelaku segera meminta nomor telepon untuk melanjutkan komunikasi via WhatsApp, menampilkan “screenshot” order pengiriman dan plat kendaraan untuk meyakinkan, lalu menekan korban agar mentransfer sebelum barang benar-benar bergerak.

“Biasanya di Marketplace, mereka pasang harga relatif murah. Setelah itu minta kontak, kirim bukti order, dan mendesak transfer. Saya yakin modus ini sudah menimbulkan banyak korban,” tegas Deden.

Deden menyatakan akan melaporkan kasus itu ke kepolisian dengan membawa bukti transfer, percakapan WhatsApp, dan rekaman pertemuan.

“Saya akan buat laporan resmi. Total kerugian dan kronologi lengkap akan saya serahkan sebagai barang bukti,” katanya.

Ia juga mengingatkan calon pembeli agar tak mengirim uang ke rekening pribadi yang dikirim penjual, memastikan verifikasi identitas pengemudi dan status order langsung di aplikasi resmi, serta menggunakan metode pembayaran aman yang melindungi konsumen.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News