HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL — Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kecamatan Ciputat Timur menggelar pelatihan ecoprint bagi 60 peserta dari enam kelurahan, Senin (7/7/2025).
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan warga, khususnya di bidang kerajinan ramah lingkungan.
Ecoprint sendiri merupakan teknik mencetak motif pada kain menggunakan bahan-bahan alami dari tumbuh-tumbuhan. Konsep ini dinilai lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai seni tinggi.
Peserta diajak mengenal dan mempraktikkan langsung teknik menyamblon menggunakan dedaunan dan pewarna alami yang tersedia di sekitar mereka.
Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Tangsel, Saidun hadir dalam kesempatan ini menyampaikan harapannya agar pelatihan ini tak berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial.
“Alhamdulillah hari ini Dekranasda Kecamatan Ciputat Timur menggelar pelatihan ecoprint. Harapan kami ke depan, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan berkembang di tengah masyarakat. Kami ingin peserta dapat menjadi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), bahkan UMKM, yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat luas,” ujarnya.
Saidun menegaskan, pelatihan ini tak hanya ditujukan untuk kader PKK atau pengurus Dekranasda saja, melainkan juga agar hasilnya dapat ditularkan kepada masyarakat secara lebih luas. Para peserta diberikan satu contoh produk sebagai referensi untuk dikembangkan di kelompok masing-masing di tingkat kelurahan.
“Selama ini masyarakat lebih akrab dengan batik. Padahal, ecoprint adalah salah satu bentuk batik dengan sentuhan bahan alami. Kami ingin masyarakat mampu berinovasi dan menjadikannya peluang usaha,” tambahnya.
Camat Ciputat Timur, Rasta Yudhatama tak lupa mengingatkan pentingnya mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Gunakan ilmu ecoprint ini di rumah, manfaatkan bahan alami di sekitar kita. Selain ramah lingkungan, produk ecoprint juga punya nilai jual tinggi. Kami ingin warga tak hanya menjadi penonton, tapi juga pelaku dalam pengembangan ekonomi kreatif,” pesannya.
Didampingi Kasi Ekonomi dan Pembangunan, Tin Kartiyanti, Camat Rasta menegaskan komitmen Pemerintah Kecamatan Ciputat Timur untuk terus mendorong kegiatan produktif serupa. Pihaknya berharap, pelatihan seperti ini bisa menjadi langkah awal munculnya wirausaha baru dari masyarakat yang berdaya dan mandiri. (din).



