back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahKediri Marching Competition ke-IX se Jawa Timur Tampil Memukau

Kediri Marching Competition ke-IX se Jawa Timur Tampil Memukau

HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Kediri Marching Competition (KMC) ke-IX kembali digelar dengan meriah. Melibatkan peserta dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) se Provinsi Jawa Timur, , Sabtu (10/5/2025).

Acara yang diselenggarakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya, Kota Kediri, menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas dan bakat mereka dalam bidang marching band dengan konsep modern. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menyemarakkan dunia seni dan budaya di kalangan pelajar.

Ketua Panitia Penyelenggara Peter Wibisono mengungkapkan bahwa acara KMC ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi momen untuk menyemarakkan dunia seni dan budaya di kalangan pelajar.

“Awalnya dari perkumpulan asosiasi pelatih marching band di Kota Kediri melihat bagaimana kita bisa berkontribusi untuk perkembangan marching band di kota Kediri dan sekitarnya. Hingga saat ini kita fokus pada perkembangan marching band dengan menerapkan konsep perlombaan yang lebih modern dan profesional,” ucapnya.

Kegiatan KMC ini akan berlangsung selama dua hari, dari 10 hingga 11 Mei 2025, diikuti sekitar 50 peserta tim dari sekolah dan individu sekitar 50 orang. Peserta lomba tidak hanya berasal dari Kota Kediri, tetapi juga dari kota-kota seperti Surabaya, Tuban, Jombang, serta wilayah sekitar Karesidenan Kediri.

“Juri kami berlisensi nasional dan internasional, yang sudah sangat berpengalaman sesuai dengan perkembangan marching band saat ini. Jurinya berasal dari berbagai kota, seperti Jakarta, Yogyakarta, Gresik, Surabaya, dan Bontang, Kalimantan Timur,” tambah Peter.

Peter juga menegaskan bahwa salah satu tujuan utama digelar kompetisi marching band di dunia pendidikan diharapkan dapat meningkatkan disiplin bagi generasi penerus bangsa.

“Melalui marching band, kami ingin anak-anak generasi penerus bangsa dapat belajar tentang kedisiplinan, kekompakan, dan pengembangan kreativitas,” ujarnya.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah partisipasi peserta dari TK Dharma Wanita Bendo, Desa Bendo, Kecamatan Pagu, yang menampilkan seorang anak penyandang disabilitas. Meski dengan keterbatasan fisik, anak tersebut tampil dengan antusias dalam kompetisi tersebut.

“Ini sebuah kebanggaan bagi kami, karena di dunia marching band, tidak ada perbedaan, semua diberi kesempatan yang sama. Kami terus mendukung mereka,” kata Peter.

Dengan digelarnya Kediri Marching Competition ke-IX ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan seni dan budaya di lingkungan pendidikan, serta mendorong semakin banyak generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan seni yang membangun karakter. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News