HARIANRAKYAT.ID, TANGERANG- Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyandang Runner Up pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an XXII tingkat Provinsi Banten. Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangsel KH Muhammad Sobron Zayyan mengaku sangat bersyukur.
Berlangsung di Alun-Alun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa malam, 29 April 2025. MTQ ini dilaksanakan pada 25-30 April 2025.
Ketua harian LPTQ Tangsel, Muhammad Sobron Zayyan, sesuai mendengar pembacaan surat keputusan dewan hakim MTQ ke XXII itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh khafilah.
“Terima kasih kepada kafilah Tangsel, baik pembina, official, maupun peserta yang telah bekerja maksimal. Walau tahun ini belum bisa merebut kembali gelar juara umum, kita yakin tahun depan akan merebutnya kembali,” ucapnya.
Tentu tahun ini naik satu peringkat dari tahun lalu yang digelar di Masjid Al Bantani Serang. Waktu itu, Kota Tangsel menempati urutan ke tiga dengan nilai 278. Sedangkan Runner up diraih Kota Tangerang dengan nilai 279. Kala itu, Juara Umum Kabupaten Tangerang dengan nilai 308, dengan status menyandang juara umum yang ketiga kalinya.
“Sedangkan tahun ini nilai yang diperoleh kabupaten kota se Banten pertama Kabupaten Tangerang dengan nilai 816, kedua Kota Tangerang Selatan dengan nilai 664, dan Kota Tangerang dengan nilai 660,” ia merinci.
Sedangkan peringkat 4 hingga ke 8, Kota Cilegon nilai 278, Kabupaten Lebak nilai 198, Kabupaten Serang nilai 94, Kota Serang nilai 93, dan Kabupaten Pandeglang nilai 25.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih pada para OPD yang ikut berkontribusi untuk kafilah Tangsel selama berjuang merebut kembali juara umum, namun tetap bersyukur dengan predikat sebagai runner up.
“Kami juga berterima kasih pada dukungan total dari OPD Kota Tangsel selama berjuang meraih kembali juara umum di MTQ. Ini keberhasilan yang tertunda saja” tambah ia.
Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi menutup MTQ XXII. Dirinya mengucapkan terima kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi mensukseskan kegiatan. Berharap kegiatan MTQ lebih memacu masyarakat Banten untuk Mentadabburi Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ merupakan syiar Islam, hal ini selaras dengan motto provinsi Banten yaitu Iman dan Takwa. LPTQ Provinsi Banten harus terus mempersiapkan kafilah Banten dengan pembinaan optimal untuk menghadapi MTQ tingkat Nasional maupun Internasional,” imbuhnya ia. (din).



