back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaSabrina Atlet Panjat Tebing Asal Tangsel Diturunkan pada Kejuaraan Dunia di Bali

Sabrina Atlet Panjat Tebing Asal Tangsel Diturunkan pada Kejuaraan Dunia di Bali

HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL-Atlet asal Kota Tangerang Selatan Sabrina Syarifah Calidris mewakili Provinsi Banten dipercaya ikut serta dalam International Federation of Sport Climbing (IFSC) Word Cup di Bali 2025.

Perdana bagi Sabrina ikut Kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang akan bersaing dengan atlet dari 30 negara. Saat ini tengah melakukan persiapan secara matang, baik persiapan fisik dan mental.  

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi panjat tebing dunia/IFSC World Cup di Nusa Dua Bali.  Berlangsung pada 2-4 Mei 2025 mendatang.

Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tangsel, Agus Salam mengaku sebagai pengurus kaget, dengan kiprah Sabrina sampai di posisi saat ini. Satu penghargaan atlet binaan ditunjuk tampil dengan atlet dari berbagai negara.

“Saya sebagi pengurus yang bertugas mengurus atlet Kota Tangerang Selatan salah satunya cabor kami panjat tebing, turut merasa sangat bangga. Ada atlet kita ditunjuk atau dipercaya untuk ikut dalam event membela Indonesia,” tukasnya.

Medali-Sabrina Syarifah Calidris menunjukan medali perak pada PON Aceh-Sumut 2024.

Sabrina dari berbagai jenjang telah digeluti. Mengikuti berbagai event, dari tingkat kota, provinsi hingga nasional dan kini naik satu tingkat siap bertanding dengan atlet dari berbagai dunia. Tangsel memiliki dua atlet andalan yang terus dibina pada cabor panjat tebing.

“Kebetulan Sabrina ini memang salah satu atlet andalan kita dan ada lagi satu Rey Meza. Mereka berdua ini mendapatkan medali perak pada PON Aceh-Sumut kemarin,” Agus Salam merinci.

Patut diapresiasi oleh masyarakat Tangsel, Provinsi Banten hingga Indonesia. Tentu tidak hanya mengejar medali, tapi pengalaman yang akan dialami selama di arena menjadi kesempatan langka. Nilainya sangat berharga ketimbang sekedar medali.

“Ini sejarah buat kami. Setidaknya ada atlet kami yang akan bertanding dan berdiri sejajar dengan pemanjat dunia. Ini akan menjadi salah satu jam terbang merak untuk menjadi pemanjat dunia,” sambung ia.

Keberhasilan ini tentu tidak datang sendiri, ada banyak pihak yang terlibat. Terutama Pemkot Tangsel serta KONI Tangsel yang selalu memberikan pengarahan, perhatian dan berbagai fasilitas.

“Saya ucapakan terimaksih banyak kepada pemerintah Kota Tangerang Selatan dan KONI Kota Tangerang Selatan yang sudah membantu kami untuk membina atlet atlet Kota Tangerang Selatan,” tutup Agus tersenyum.  (din).

BalasTeruskanTambahkan reaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News