HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI –Dalam rangka menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan bulan Ramadhan 1446 H / 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Senin (17/3/2025).
Kepala DKPP Kota Kediri, Moh Ridwan, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya kami untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan pasokan pangan yang cukup bagi masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga menjelang Ramadhan. GPM ini juga menunjukkan komitmen pemerintah Kota Kediri dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian harga pangan.
“Agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak, mengingat stok yang terbatas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek dalam mengatasi masalah fluktuasi harga pangan di pasar,” tambah ia.
Gerakan Pangan Murah Selama Lima Hari
Acara berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 17 Maret 2025 hingga Jumat, 22 Maret 2025. Dengan target membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Gerakan Pangan Murah ini diadakan di beberapa lokasi yang telah ditentukan, yaitu Gedung Panti PKK Bandar Kidul, Kantor Kelurahan Bangsal, Kantor Kelurahan Campurejo, Ngronggo Spot Art Center, dan Kantor Kelurahan Dandangan Lama, dengan waktu operasional dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Komoditas Kebutuhan Pokok
Berbagai komoditas pangan yang dijual dalam GPM ini antara lain beras premium seharga Rp74.000, beras SPHP Rp57.000, beras zakat 3 kg Rp43.500, minyak goreng Rp18.500, gula pasir Rp15.500, gula KTM Rp17.500, telur ayam Rp25.000, ikan lele Rp20.000, sayur-sayuran Rp5.000, serta cabai dan bawang yang semuanya ditawarkan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran.
Wajib ber KTP Kota Kediri
Untuk pembeli dengan KTP Kota Kediri, pembelian beberapa komoditas dibatasi. Misalnya, beras SPHP hanya dapat dibeli maksimal dua kemasan 5 kg per orang, serta gula pasir dibatasi maksimal 2 kg per orang.
Salah satu warga, Eti (40 tahun), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas adanya program GPM ini. “Dengan harga yang lebih murah, saya bisa membeli kebutuhan pokok untuk keluarga dengan lebih hemat. Semoga program ini terus dilanjutkan,” ujarnya. (lik).



