HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Proses transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
Rektor IAIN Kediri, Wahidul Anam, menyampaikan bahwa transformasi ini sudah memasuki tahap akhir, yakni di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), dan hanya tinggal menunggu tanda tangan Presiden.
“Dari sisi syarat administratif dan substantif, IAIN Kediri sudah memenuhi semua persyaratan, tinggal menunggu waktu saja. Proses ini sudah dimulai sejak tahun 2022, saat saya menjabat sebagai rektor,” ungkap Wahidul Anam.
Wahidul Anam berharap proses transformasi ini dapat segera selesai dan diharapkan akan rampung pada bulan Ramadan tahun 2025. “Kami terus berdoa agar proses ini dapat selesai secepatnya, dan harapan kami semoga di bulan Ramadan ini sudah ada kejelasan,” tuturnya saat ditemui pada Rabu, (26/2/2025).
Rektor IAIN Kediri juga menjelaskan bahwa terdapat lima kementerian yang terlibat dalam proses transformasi ini, yakni Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN RB, dan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Selain itu, Wahidul Anam membeberkan alasan pemilihan nama “Syekh Wasil” sebagai identitas UIN yang akan datang. “Syekh Wasil adalah tokoh agama yang sangat dihormati di Kediri Raya pada masa awal. Menurut literasi, beliau juga merupakan salah satu tokoh spiritual Raja Joyoboyo, dan makamnya kini dapat dikunjungi oleh banyak orang,” jelasnya. (lik).



