HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- Kecamatan Pamulang tahun ini bakal dibangun gedung serba guna. Kapasitas bisa mencapai ratusan orang yang berlokasi pada sisi kanan eks gedung pelayanan E KTP.
Hal itu dijelaskan Camat Pamulang H Mukroni saat Musrembang Tingkat Kecamatan Pamulang di aula Masjid Al Mujahidin, Pamulang, Kamis (6/2/2024).
“Tahun ini Kecamatan Pamulang akan dibangun gedung serbaguna yang multifungsi bisa menampung 500-600 orang,” katanya di depan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, RT RW dan para lurah se Kecamatan Pamulang dan Anggota DPRD dapil Pamulang.
Fungsinya tak hanya kegiatan pemerintah semata, namun menyasar pada kegiatan masyarakat secara luas. Seperti resepsi pernikahan atau wisuda kelulusan sekolah atau mahasiswa.
“Bisa untuk kegiatan seperti resepsi dan wisuda dan didukung lapangan untuk kegiatan olahraga bulutangkis sehingga masyarakat bisa beraktivitas. Harapannya bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu , mantan Lurah Pondok Ranji ini menjelaskan untuk usulan pembangunan 2026, pagu anggaran Kecamatan Pamulang mencapai Rp 27 miliar yang tersebar ke 8 kelurahan, dengan masing-masing besaran antara Rp 2,9 miliar hingga Rp 3,7 miliar.
“Tahun 2026 pagu anggaran Rp 27 miliar, dengan rincian F1 sebanyak 158 usulan , F2 sebanyak 160 usulan. Dengan pembagian Rp 16 miliar untuk usulan fisik, sedangkan Rp 10 miliar untuk usulan non fisik. Jika dihitung perbandingan prosentase, 59,93 persen fisik, 40,7 persen non fisik,” H Mukroni menjelaskan.
Sedangkan usulan F2 jika ditotal mencapai Rp 69 miliar. Usulan F2 nanti bisa melalui OPD terkait atau aspirasi DPRD.
Dalam kesempatan itu, di jabarkan hasil pembangunan tahun 2024, seperti bedah rumah 17 titik, peningkatan dan pemeliharaan jalan lingkungan 56 titik, peningkatan dan pemeliharaan turap 5 titik, penyediaan penerangan jalan umum 15 titik,
penyediaan pemeliharaan jalan umum 15 titik, perbaikan lapangan olahraga tiga paket.
“Serta perbaikan sarana pendidikan dan saran peribadatan 5 paket, perbaikan sarana kesehatan puskemas, posyandu sebanyak dua paket dan juga pengurukan normalisasi sungai sebanyak 8 paket,” ia menambahkan.
Termasuk pembangunan aula gedung serbaguna RW 16 Pamulang Timur senilai Rp 3 miliar. Di wilayah Pondok Benda juga dilakukan normalisasi sungai dengan wilayah Pamulang Barat.
“Yang tadinya banjir, Alhamdulillah sudah teratasi. Serta ada pembangunan tandon air untuk meminimalisir luapan air di wilayah Kedaung. Di BPI telah dilakukan peninggian turap. Juga pembangunan sarana olahraga yang ada di Pamulang Permai. Demikian juga di RW 6 Pondok Benda dilakukan renovasi balai warga,” bebernya.
Di tempat yang sama, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, menyebut partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan usulan pembangunan itu sangat penting.
“Musrenbang yang telah berlangsung di tingkat kelurahan ini menjadi wadah penting untuk menampung aspirasi warga, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Pilar.
Dirinya merinci ada prioritas pembangunan melalui Musrembang seperti penanganan banjir, bedah rumah untuk meningkatkan kualitas permukiman, peningkatan infrastruktur dan penerangan jalan. Ada juga peningkatan fasilitas kesehatan, serta pendidikan dan beasiswa sekolah swasta dan pengembangan UMKM serta ekonomi kreatif. (din).



