HARIANRAKYAT.ID, KEDIRI–Lapas Kelas IIA Kediri kembali memberikan pelatihan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kali ini para nara pidana diberikan kemahiran pangkas rambut.
Kalapas Kediri, Urip Dharma Yoga, mengatakan dukungannya terhadap program ini yang bertujuan tidak hanya untuk pembinaan mental dan spiritual. Tetapi juga untuk memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat di masa depan.
“Dengan keterampilan ini diharapkan dapat lebih percaya diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan masa hukuman,” ujarnya.
Hal ini akan membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta memberikan kontribusi positif. Lapas Kelas IIA Bawah Kemenkumham Jawa Timur secara gencar lewat program pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
“Bekerja sama dengan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan Permata Hati. Berkat dukungannya kepada lapas dalam membekali WBP dengan keterampilan agar dapat menjadi sumber penghasilan pasca bebas nanti,” sambung ia.
Sebanyak 20 WBP berpartisipasi aktif dan antusias. Dalam pelatihan keterampilan pangkas rambut yang berlangsung di ruang perpustakaan dilaksanakan dengan pengawasan ketat dari petugas lapas dan staf pembinaan.
“Peserta dilatih oleh instruktur profesional dalam teknik pemotongan rambut serta cara penggunaan alat cukur yang aman, dan cara menjaga alat cukur supaya tetap higienis,” imbuhnya.
Materi pelatihan mencakup teori dan praktik mencukur rambut, di mana para WBP diberikan pemahaman teknik dasar hingga praktik langsung di bawah bimbingan instruktur profesional dari Permata Hati.
“Mereka diajarkan teknik pemotongan rambut dan penggunaan alat-alat cukur yang aman, serta tips cara menjaga alat jukur agar selalu higienitas,” ia merinci.
Kakanwil Kemenkumham Jatim, Heni Yuwono, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung rehabilitasi WBP dan mengurangi angka residivisme melalui peluang usaha yang realistis. Diharapkan, keterampilan ini dapat membantu WBP beradaptasi dan berkontribusi positif di masyarakat. (lik).



