back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahDukung Pilkada Damai, FKUB-Kemenag Kota Kediri Tolak Ujaran Kebencian 

Dukung Pilkada Damai, FKUB-Kemenag Kota Kediri Tolak Ujaran Kebencian 

HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI-Dukung Pilkada damai, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Kantor kementerian Agama Kota Kediri libatkan pemuda lintas agama. Dengan menyerukan tolak ujaran kebencian dan hoax, berlangsung di Aula Masjid Agung Kota Kediri, Selasa (9/7/2024).

Ketua Kegiatan Pekan Budaya Islam Basyaruddin menyampaikan mengundang 55 pemuda lintas agama Kota Kediri terdiri dari 7 agama, Agama Islam, Kristen, Hindu, Budha, Protestan, Konghucu dan penghayat kepercayaan.

“Acara ini diselenggarakan dalam satu rangkaian acara Pekan Budaya Islam di tempat yang sama mulai 6 hingga 15 Juli 2024. Acara ini mengundang dua narasumber yaitu Ketua FKUB Kota Kediri H.M. Salim dan Ketua PWI Kediri Raya Bambang Iswahyoedi,” ujarnya.

Menurut Basyaruddin para pemuda lintas agama diajak mengambil suatu sikap untuk mendukung program pemerintah yakni Pilkada serentak sekaligus bersepakat untuk menolak hal-hal yang ujaran kebencian seperti hoax.

“Kita mencoba mulai dari kepemudaannya dulu, jangan sampai nanti pemudanya  gegeran. Masalah ini lah akhirnya kita ambil sikap kegiatan menolak hal-hal yang kira-kira berbau hoax menjelang Pilkada,” tambah ia.

Basyaruddin juga berharap pada pelaksanaan Pilkada  27 November 2024 bisa berjalan lancar serta diharapkan bisa mendukung kegiatan tersebut sesuai dengan masing-masing profesi.

Sementara, Ketua FKUB Kota Kediri H.M. Salim mengatakan jika melalui acara ini diharapkan para pemuda nantinya kedepan agar bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang berjiwa besar seperti menghargai yang kecil, dan menghormati yang besar untuk mempertahankan NKRI. 

“Tentu saja kelangsungan NKRI ini tanggung jawab terbesar ada pada umat Islam dan ada unsur yang lain. Kami yang diberangkatkan dari NU adalah mempunyai tanggung jawab bahwa slogan muktamar dulu itu merawat jagat membangun peradaban itu adalah merupakan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Salim juga berharap dengan mempertemukan para pemuda lintas agama nantinya bisa sama-sama punya tanggung jawab untuk melestarikan kelangsungan hidup NKRI. Sekaligus mengajak diskusi dengan ending agar masyarakat Kota Kediri ini tetap aman, damai dan kondusif. 

Ketua PWI Kediri Raya Bambang Iswahyoedi menyampaikan materi tentang bagaimana mewujudkan Pilkada  menolak hoax dan ujaran kebencian.

“Jadi kita lihat salah satu faktor yang menjadi problematik dan menjadi benturan yang ada di alam demokrasi Indonesia adalah masa 2 faktor ini. Diharapkan dengan kita memberikan materi ini kepada para peserta bisa paham, tahu dan apa yang harus dia lakukan pada saat mengalami hal-hal berita berita yang bermasalah dan ujaran kebencian,” tutupnya. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News